HUMAN ORGANIZATIONS
Manusia
di dunia ini pasti suka hidup dalam berkelompok. Walaupun ada beberapa yang
ingin hidup sendiri, dan beberapa kelompok membentuk sebuah organisasi. Pada umumnya
manusia tetap membutuhkan manusia lain untuk selalu berada dengan satu yang
lainnya.
Ya,
itu semua karena manusia adalah makhluk sosial, manusia selalu hidup dengan
berkelompok. Mereka berkelompok berfungsi untuk saling bertukar pikiran. Ada
juga yang berkelompok untuk mendapatkan jati dirinya dalam kelompok itu. Ada
beberapa tipe group (kelompok) di masyarakat :
-
In-group adalah suatu kelompok dimana para anggota bisa terbuka dengan
anggota lainnya.
-
Out-group adalah kelompok dimana para anggotanya
tidak terlalu terbuka dengan anggota lainnya.
Ada
pula primary group dan secondary group.
-
Primary group merupakan sebuah group yang terbilang
kelompok kecil.
-
Secondary group merupakan group yang
terbentuk biasanya berhubungan dengan sesuatu yang formal.
Di dalam suatu kelompok
kita sebagai individu sudah pasti dapat mengevalusasi dirinya sendiri, apa yang
kurang darinya, dan apa yang menjadi kelebihan pada dirinya. Dari kelompok kita juga bisa
menjalin suatu ikatan yang kuat dan membuat para individu itu sendiri menjadi
seseorang yang hebat.
Ciri-ciri kelompok
Kriteria himpunan manusia dapat disebut kelompok
sosial menurut Soejono Soekanto:
- Setiap anggota kelompok harus sadar bahwa dia merupakan sebagian dari kelompok yang bersangkutan.
- Ada hubungan timbal balik antara anggota yang satu dengan anggota yang lainnya.
- Ada suatu faktor yang dimiliki bersama, sehingga hubungan antara mereka bertambah erat, misalnya: nasib yang sama, kepentingan yang sama, tujuan yang sama, ideologi politik yang sama, dan lain-lain.
- Berstruktur, berkaidah, dan mempunyai pola perilaku.
- Bersistem dan berproses.
Macam-macam kelompok
Menurut Robert
Bierstedt, kelompok memiliki banyak jenis dan dibedakan berdasarkan ada
tidaknya organisasi, hubungan sosial antara kelompok, dan kesadaran jenis.
Bierstedt kemudian membagi kelompok menjadi empat macam:
- Kelompok statistik, yaitu kelompok yang bukan organisasi, tidak memiliki hubungan sosial dan kesadaran jenis di antaranya. Contoh: Kelompok penduduk usia 10-15 tahun di sebuah kecamatan.
- Kelompok kemasyarakatan, yaitu kelompk yang memiliki persamaan tetapi tidak mempunyai organisasi dan hubungan sosial di antara anggotanya.
- Kelompok sosial, yaitu kelompok yang anggotanya memiliki kesadaran jenis dan berhubungan satu dengan yang lainnya, tetapi tidak terukat dalam ikatan organisasi. Contoh: Kelompok pertemuan, kerabat.
- Kelompok asosiasi, yaitu kelompok yang anggotanya mempunyai kesadaran jenis dan ada persamaan kepentingan pribadi maupun kepentingan bersama. Dalam asosiasi, para anggotanya melakukan hubungan sosial, kontak dan komunikasi, serta memiliki ikatan organisasi formal. Contoh: Negara, sekolah.
Faktor Pembentuk
Bergabung dengan sebuah
kelompok merupakan sesuatu yang murni dari diri sendiri atau juga secara
kebetulan. Misalnya, seseorang terlahir dalam keluarga tertentu. Namun, ada
juga yang merupakan sebuah pilihan. Dua faktor utama yang tampaknya mengarahkan
pilihan tersebut adalah kedekatan dan kesamaan.
- Kedekatan
Pengaruh tingkat
kedekatan, atau kedekatan geografis, terhadap keterlibatan seseorang dalam
sebuah kelompok tidak bisa diukur. Kita membentuk kelompok bermain dengan
orang-orang di sekitar kita. Kita bergabung dengan kelompok kegiatan sosial
lokal. Kelompok tersusun atas individu-individu yang saling berinteraksi.
Semakin dekat jarak geografis antara dua orang, semakin mungkin mereka saling
melihat, berbicara, dan bersosialisasi. Singkatnya, kedekatan fisik
meningkatkan peluang interaksi dan bentuk kegiatan bersama yang memungkinkan
terbentuknya kelompok sosial. Jadi, kedekatan menumbuhkan interaksi, yang
memainkan peranan penting terhadap terbentuknya kelompok pertemanan.
- Kesamaan
Pembentukan kelompok
sosial tidak hanya tergantung pada kedekatan fisik, tetapi juga kesamaan di
antara anggota-anggotanya. Sudah menjadi kebiasaan, orang leih suka berhubungan
dengan orang yang memiliki kesamaan dengan dirinya. Kesamaan yang dimaksud
adalah kesamaan minat, kepercayaan, nilai, usia, tingkat intelejensi, atau
karakter-karakter personal lain. Kesamaan juga merupakan faktor utama dalam
memilih calon pasangan untuk membentuk kelompok sosial yang disebut keluarga.
Refleksi :
Bagaimana cara kita bisa hidup berkelompok, baik individu dengan individu maupun individu dengan kelompok. Karena bagaimanapun mustahil kita dapat hidup sendiri, karena manusia sudah sangat jelas saling membutuhkan satu sama lain.
Daftar Pustaka :
Refleksi :
Bagaimana cara kita bisa hidup berkelompok, baik individu dengan individu maupun individu dengan kelompok. Karena bagaimanapun mustahil kita dapat hidup sendiri, karena manusia sudah sangat jelas saling membutuhkan satu sama lain.
Daftar Pustaka :
Slide
Binusmaya. (2014). Human Organizations : Group, Families, Communities,
Cities, and States. Jakarta : Bina Nusantara University

isinya sudah bagus mengenai kelompok,semuanya di jelaskan dengan lengkap..
BalasHapusnilai : 95
waaah rapi dan membantu ya.. nilainya 90 ;)
BalasHapusArtikelnya bagus, kalau bisa dikasi gambar ya biar makin lengkap ;) nilai 88
BalasHapusPostnya udah bagus nih, tinggal sumbernya aja. Nilainya 90 :)
BalasHapus