TANTANGAN PENDIDIKAN
ANAK DI ERA GLOBALISASI
Pada tahun
1990-an seperti sekarang ini internet bukan hanya menjadi sarana pembelajaran
biasa tapi bisa menjadi konsumsi public yang jadi santapan sehari-hari dirumah,
disekolah, dilaptop, dimana pun kita bisa mengakses internet dengan begitu
mudah dan cepat jadi tidak salah jika anak pada era ini lebih konsumtif dan
maju, seperti halnya gambar dibawah ini
Dari gambar
diatas sudah terlihat satu tempat tapi beda dunia apalagi beda pemikiran karena
sibuk dengan urusan masing-masing. Tidak adanya komunikasi antara satu dengan
yang lainnya semua sibuk dengan urusan masing – masing ada yang telfon dengan
temannya, mendengarkan music, main laptop, sampai anak paling kecil sudah
mengerti akan kegunaan laptop. Dan inilah semua efek negative dari majunya
globalisasi di kalangan anak-anak pada masa ini.
Tips
Mendidik Anak di Era Digital
·
Belajar dan Mengenal TIK (
Teknologi Informasi dan Komunikasi)
Teknologi bisa diibaratkan seperti pisau dimana memiliki dua sisi yang
berbeda yaitu baik serta buruknya, dan itu semua tergantung seperti apa kita
mempergunakannya dan itulah hasil yang kita dapat. Kalau memang teknologi
sangat sulit dijauhkan dari anak maka tidak ada salah nya kita yang mendekat dan
coba memahami kegunaan dari internet dengan menggunakannya sebagai hal-hal
positif seperti games yang mengasah otak, video – video yang merangsang
kecerdasan si anak dan hal – hal positif
lainnya.
·
Menyaring dan Menyeleksi Kontennya dan Melakukan
Pendampingan
Dalam hal ini peran orang tua sangat dibutuhkan karena si anak biasanya
banyak menyimpan pertanyaan serta ingin bertanya tentang hal – hal yang ia baru
ketahui dan seharusnya kita memberi penjelasan sesuai takaran pengamatan dia
itu artinya tidak boleh penjelasan yang terlalu berat. Dan adanya peran untuk
selalu mengecek kegiatan anak melalui situs apa yang dia lihat melalui
“history” pada gadget yang dimainkan si anak, kemudian disalin serta diberi
tahu mana yang boleh atau tidak dikonsumsi anak.
·
Kendalikan Waktu Akses, Ajak Anak Bermain dan
Berinteraksi Tanpa Mesin
Dalam hal ini, adanya hal yang harus diberi pada orang tua semisal dalam
membagi waktu antara kegiatan anak menggunakan gadget, belajar dan bermain
semua itu harus seimbang anak gunakan agar semua fungsi positif juga didapatkan
si anak. Serta kurangi gadget saat si anak sedang bersama keluarga agar
komunikasi yang terjalin antara si anak dengan orang tua dapat berlangsung
dengan baik.
·
Pelajari Apa yang Bermanfaat Dari Teknologi,
Mulai dari Kita Sebagai Orang Tua
Orang tua sangat berperan memang karena dalam hal ini mereka semua
adalah “model” si anak dimana mereka akan mengikuti apa yang baik dari kita
maka itu semua berasal dari kita sendiri setiap anak mengikuti apa yang kita
katakana karena menurut mereka kita benar dan itulah mengapa tidak hanya si
anak yang belajar tapi kita sebagai orang tua juga harus mengerti manfaatnya
bagi diri kita sendiri.
·
Daftar Aplikasi iPad dan Android untuk Belajar
Kita tidak bisa menyalahkan era globalisasi menjadi sebabnya tapi justru
yang harus kita lakukan adalah memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini dengan
mencari games yang mengasah otak si anak karena aplikasi yang ada di iPad dan
android adalah aplikasi yang juga medukung si anak menjadi kreatif, cerdas,
tepat tanggap dan mengasah otak positif lainnya.
Pendidikan
Anak Pada Masa Wire Generation
Wire Generation
atau generasi keterhubungan dimana pada era ini tentu beda pada era kita dulu,
si anak bisa diberi waktu bermain dua jam dan ditempatkan bermain di sekitar
taman dan paling hanya permainan sederhana yang mereka mainkan tidak seperti
sekarang kebanyakan kadang anak memainkan hal yang justru tidak kita ketahui,
tapi kadang itu juga efek yang diberikan si anak. Semisal si anak bawel atau
cerewet terhadap hal-hal baru kadang kita menyumpelnya dengan ipad agar ia diam
dan asik bermain yang mengkoneksikannya dengan sangat mudah ke internet.
·
Kontrol Terhadap Beberapa Media
Pada generasi ini yang menjadi problem jika
tidak dikontrol adalah beberapa hal dibawah ini, maka beberapa hal ini lah yang
sangat amat perlu dicermati karena ini lah mengapa si anak kemungkinan lebih
banyak mengetahui hal – hal baru, beberapa media yang merupakan tempat anak
biasanya untuk mengakses ialah sebagai berikut :
1.
Internet
2.
Games
3.
Film/Sinetron/DVD
4.
Komik
5.
Iklan
·
Melakukan Kontrol dan Menguasai Teknologi
Sebagai Suatu Solusi
Ada dua hal yang memang harus dilakukan
kita sebagai orang tua, yang pertama kita sebagai orang tua pun harus mengerti
akan teknologi itu sendiri dalm artian “tidak gaptek” karena dengan kita
mengerti kita jg akan bisa mendampingi anak kita bila memiliki hal – hal
yang kurang mereka pahami. Dan yang
kedua tentunya kontrol, itu adalah hal paling penting karena dengan mengkontrol
si anak kita bisa mengetahui sejauh mana hal yang anak kuasai dan tetap
mendampinginya.
1.
Tips bagi orang tua jika anak sudah kecanduan
perangkat digital atau pornografi?
Banyak hal nya bagi orang tua yang perlu
dipelajari pertama harus adanya perumusan pola pengasuhan antara suami isteri
yang nantinya tidak membingungkan si anak “harus mengikuti siapa saya?!” karena
perbedaan pola asuh antara bapak dan ibu nya maka dari awal sudah sepantasnya
kita sebagai orang tua meneysuaikan mau seperti apa mendidik anak kita
kedepannya tanpa adanya perbedaan yang membingungkan si anak. Dan kemudian
kedua ialah hal dimana perbedaan yang justru tidak boleh dihindari yaitu
membedakan pola pengasuhan antar anak laki – laki dengan pola pengasuhan anak
perempuan karena biasanya keinginan serta kemauan anak perempuan dan laki –
laki jelas terlihat berbeda dan itu sangat perlu diperhatikan bagi kita para
orangtua. Lalu terakhir jika memang si anak dengan terang – terangan terbukti
terekspos porno kita layaknya tidak perlu panik tapi justru dekati dan tanyakan
“apa maksud dari semua ini” dan kemudian kita beritahu secara detail bahwa ada
yang memang baik untuk dikonsumsi anak usia seperti itu dan ada juga yang tidak
baik untuk dikonsumsi maka dengan ketiga keyakinan itu mungkin kita sebagai
orang tua akan lebih baik dalam mendampingi anak dalam era globalisasi seperti
ini.
2.
Berikut ini langkah – langkah untuk menjadi
terapis bagi anak :
a.
Tenang
b.
Hindari Marah dan panik
c.
Diterima, Maafkan, minta ampun sam aTuhan dan
mulailah bermusyawarah
d.
Ingat anak perlu validasi 3P : Penerimaan,
Pujiaan, dan Penghargaan
e.
Perbaki pola pengasuhan
·
Kesimpulan
Jika ditarik dari kesimpulan seminar serta
bebrapa tulisan diatas maka dapat saya simpulkan bahwa peran orang tua sangat
amat menjadi penting karena ialah sosok pertama yang menjadi panutan anak
menjadi baik atau buruk, walaupun memang era globalisasi adalah era yang biasa
disebut mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat tapi kita juga tetap
harus melihat sisi positif dari kemajuan teknologi di era seperti ini. Karena
tidak hanya menyesatkan anak tapi kemajuan era globalisasi juga bisa menambah
pengetahuan yang mungkin susah kita daptkan dan justru pada teknologi yang
canggih lah yang membantu, tapi tetap kita sebagai orang tua seharusnya
mengkontrol, mengamati, serta mendampingi anak dan menyaring apa yang memang
baik untuk usianya saat ini namun tidak melarang tapi mengkontrol sampai
dititik aman.
SUMBER :
Berdasarkan seminar serta buku panduan tambahan "Tantangan Pendidikan Anak di Era Globalisasi"

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusHai diva. Postinganya menarik ni ditambah ilustrasi gambar yang baik, dan menjelasan yang tidak bertele-tele. NIlai 90
BalasHapusHai diva... Postingan kamu menarik, penjelasannya lengkap & ringkas. Nilai 90
BalasHapusulasan yang bagus, kita jadi lebih mengerti tentang hambatan dan tantangan pendidikan anak di era saat ini. Nilai : 90
BalasHapusisinya langsung to the point...bagus..tapi mungkin lebih di tambah gambar lagi supaya kelihatan lebih menarik sekaligus sebagai faktor pendukung hal yang di jelasin.
BalasHapusnilai :93
menurut saya isi blog ini sudah cukup bagus dan lengkap. Penambahan gambar ataupun foto yang meng-ilustrasikan topik yang di bahas patut juga diperhatikan sehingga isi blog ini tidak monoton. Ada hal yang ingin saya tanyakan, apakah pengaruh game konsol itu berpengaruh terhadap pola hidup dan pandangan sang anak terhadap dunia nyata? Terimakasih.
BalasHapus