Senin, 17 Maret 2014

Etnis



     Pertanyaan yang selalu muncul ketika bertemu orang-orang baru adalah pertanyaan “orang darimana?” Jawaban yang menunjuk pada wilayah geografis, namun juga seringkali tidak memuaskan. Dalam masyarakat Indonesia, jawaban yang diharapkan tidak jauh dari asal etnik. Jadi, pertanyaan “anda orang darimana?” sering sama berarti dengan “etnik anda apa?”  

     Ya, "etnis" jika dilihat dari namanya yang langsung ada dibenakan kita pasti ialah suatu “suku bangsa” namun tidak hanya mencakup hal itu saja tetapi etnis disini lebih mengarah juga kepada penggolongan manusia berdasarkan kepercayaan, nilai, kebiasaan, adat istiadat, norma bahasa, sejarah, geografis dan hubungan kekerabatan (Pasal 1 Angka 3 Undang-Undang No. 40 tahun 2008). Terkadang etnis juga disangkut pautkan pada ras tapi tetap saja berbeda dengan pengertian ras. Seperti yang diungkap oleh Coakley (2001:243) “...it refers to the cultural heritage of particular group of people”.  Jadi, etnis mengacu pada warisan budaya dari kelompok orang tertentu. Maguire, et al (2002: 140) menjelaskan juga bahwa “the term ethnic become a precise word to use regarding people of varying origins”.  Jadi, istilah etnis menjadi sebuah kata yang tepat untuk memandang orang dari berbagai asal-usul. Lebih lanjut diungkapkan pula bahwa etnis mungkin dipertimbangkan dalam istilah kelompok apapun yang didefinisikan atau disusun oleh asal-usul budaya, agama, nasional atau beberapa kombinasi dari kategori-kategori tersebut (Maguire, et al, 2002:134). Pengertian-pengertian etnis membentuk pengertian kelompok etnis. Kelompok etnis merupakan sebuah kategori orang yang berbeda secara sosial karena mereka membagi sebuah jalan kehidupan dan komitmen pada segala sesuatu cita-cita, norma-norma, dan meteril yang terdapat pada jalan kehidupan itu (Coakley, 2001:143). Greely dan McCready dalam Maguire, et al (2002:135) berpendapat bahwa kelompok etnis adalah sebuah kolektivitas yang didasarkan pada dugaan asal-usul yang lazim dengan sebuah sifat menarik yang menandai mereka diluar atau yang tetap menanamkan mereka pada keanehan dengan populasi asli dalam kampung pedalaman. Berdasarkan pernyataan-pernyataan tersebut di atas, maka terdapat dua istilah yaitu etnis dan kelompok etnis. Etnis mengacu pada orang yang didasarkan pada asal-usul sebagai warisan budaya kelompok orang tertentu. Kelompok etnis merupakan suatu kelompok manusia yang memiliki jalan kehidupan dan memiliki sifat serta karakteritik yang menarik.



     Demikianlah, identitas etnik penting di Indonesia. Umumnya orang Indonesia melakukan pengolahan informasi sosial orang lain berdasarkan asal etnik. Hal ini merupakan kewajaran karena Indonesia memang dikelompokan berdasarkan kelompok etnik. Maka kelompok etniklah yang menjadi salah satu referensi utama dalam menilai orang, bukannya menurut wilayah secara geografis atau agama. Salah satu yang mendorong terbentuknya identitas etnik adalah kesamaan-kesamaan sesama anggota etnik yang terbentuk melalui kesamaan proses belajar, kesamaan pengalaman, dan kesamaan latar belakang, hal mana membuat mereka memiliki kesamaan adat dan perilaku.  Kesamaan dalam kelompok belum cukup untuk menebalkan identitas etnik. Dalam proses untuk mengalami perasaan se identitas, mereka juga memerlukan kehadiran entitas atau etnik lain sebagai komparasi dan penegas identitas tersebut. Identitas etnik merupakan hasil dari interaksi sosial. Kelompok yang tidak berinteraksi dengan kelompok lain mungkin tidak akan menyadari bahwa mereka memiliki kesamaan-kesamaan yang besar. Hanya dengan interaksi dengan kelompok lain identitas etnik mereka terbangun, dan semakin intens interaksi itu, semakin berkembang pula identitas etnisnya.
  


     Kita tidak saja mendefinisakan etnis secara mendasar namun jika dilihat pengertian etnis dari sumber serta tokoh kita pun bisa menarik kesimpulan apa itu etnis sebenarnya.
·        Sementara itu pengertian dari etnik dari berbagai sumber ialah:
1. Dalam Ensiklopedia Indonesia disebutkan istilah etniik berarti kelompok sosial dalam sistem sosial atau kebudayaan yang mempunyai arti atau kedudukan tertentu karena keturunan, adat, agama, bahasa, dan sebagainya.
2. Menurut Frederich Barth (1988) istilah etnik menunjuk pada suatu kelompok tertentu yang karena kesamaan ras, agama, asal-usul bangsa, ataupun kombinasi dari kategori tersebut terikat pada sistem nilai budayanya.
3. Menurut Anthony Smith, komunitas etnis adalah suatu konsep yang digunakan untuk menggambarkan sekumpulan manusia yang memiliki nenek moyang yang sama, ingatan sosial yang sama (Wattimena, 2008), dan beberapa elemen kultural. Elemen-elemen kultural itu adalah keterkaitan dengan tempat tertentu, dan memiliki sejarah yang kurang lebih sama.
·        Sementara itu pengertian dari etnik dari berbagai tokoh adalah:
1. Fredrick Barth
Etnis adalah himpunan manusia karena kesamaan ras, agama, asal-usul bangsa ataupun kombinasi dari kategori tersebut yang terikat pada sistem nilai budaya
2. Hassan Shadily MA
Suku bangsa atau etnis adalah segolongan rakyat yang masih dianggap mempunyai hubungan biologis.
3. Menurut Ensiklopedi Indonesia Etnis berarti kelompok sosial dalam sistem sosial atau kebudayaan yang mempunyai arti atau kedudukan tertentu karena keturunan, adat, agama, bahasa, dan sebagainya. Anggota-anggota suatu kelompok etnik memiliki kesamaan dalam hal sejarah (keturunan), bahasa (baik yang digunakan ataupun tidak), sistem nilai, serta adat-istiadat dan tradisi.
4. Menurut Perspektif Teori Situasional, Etnis merupakan hasil dari adanya pengaruh yang berasal dari luar kelompok. Salah satu faktor luar yang sangat berpengaruh terhadap etnisitas adalah kolonialisme, yang demi kepentingan administratif pemerintah kolonial telah mengkotak-kotakkan warga jajahan ke dalam kelompok-kelompok etnik dan ras (Rex dalam Simatupang, 2003). Untuk seterusnya sisa warisan kolonial itu terus dipakai sampai sekarang.



    Kesimpulan :

     Dari pengertian diatas bisa disimpulkan bahwa etnis adalah sekumpulan manusia yang memiliki kesamaan ras, adat, agama, bahasa, keturunan dan memiliki sejarah yang sama sehingga mereka memiliki keterikatan sosial sehingga mampu menciptakan sebuah sistem budaya dan mereka terikat didalamnya.



Refleksi :



     Jika dalam kehidupan saya sendiri yang dapat saya refleksikan tentunya sebagai contoh, terkadang orang selalu bilang “keturunan cina ya?” “papa mama nya orang cina ya?” mungkin karena mata saya sipit dan kulit saya agak terang sehingga orang mengira saya berasal dari cina, walaupun pada kenyataannya saya asli Jawa dan Sunda. Tidak merugikan bagi saya, hanya saja saya dapat menyimpulkan dari pernyataan di atas serta kehidupan nyata yang saya alami bahwa orang masih menilai etnik yang dilihat berdasarkan  fisik bukannya dari segi lainnya. Maka saya setuju jika etnis dilihat dari beberapa orang yang memiliki kesaam ras, agama, keturunan, dan memang meiliki sejarahnya dari leluhur dan melainkan bukan dari segi fisik aja.


Daftar pustaka :


 Mendatu, Achmanto. (2007). Etnik dan etnisitas. Diambil tanggal 16 Maret 2014, dari

 Iskandar. (2011). Etnis & Suku Bangsa. Diambil tanggal 16 Maret 2014, dari

25 komentar:

  1. Bisa dipelajari dari buku Antropologi Sosial dan Budaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, terimakasih masukannya.. namun mungkin tulisan blog ini juga bisa sedikit membantu :)

      Hapus
    2. Oke, untuk nilai dari penjelasn anda cukup baik. Nilai= 85

      Hapus
    3. Terimakasih sudah memberi nilai, semoga bisa menjadi pacuanku untuk lebih baik lagi artikel-artikel lainnya!

      Hapus
  2. Apakah sekumpulan manusia yg memilik visi dan tujuan saja yg sama bisa disebut etnis?
    Bagaimana cara menyelesaikan konflik antar etnis?sepeti konflik sampit,mungkin lebih dikenal tragedi sampit.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak hanya sekumpulan manusia yang memiliki visi saja, karena memang betul pada kenyataannya terkadang yang etnis nya dari latar belakang sama saja masih suka mendebatkan hal-hal yang sepele dan malah jadi konflik dan cara menyelesaiakan konflik tetap kembali pada pribadi masing-masing bahwa segala hal yang dipikirkan dengan matang - matang dan tanpa emosi pasti kelak akan mendapatkan titik temu yang baik . . ^-^

      Hapus
    2. Terima kasih atas respon anda

      Hapus
  3. Diva, bagaimana caranya jika saya ingin melihat short movie anda mengenai etnis?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin nanti akan dimasukan ke blog ini.. karena sedang di proses agar semua bisa menikmati video etnis yang kelompok saya dan teman-teman saya buat :)

      Hapus
  4. Okeee. Saya tunggu yaaa videonya.

    BalasHapus
  5. Ada video nya gak nih tentang etnis ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada.. nanti mungkin akan dimasukan ke dalam blog, tapi sedang dalam proses :)

      Hapus
  6. Setiap bagian sudah dilengkapi dengan penjelasan yang jelas. Artikelnya sudah bagus. Nilai 87.

    BalasHapus
  7. Artikelnya sangat bagus, mungkin ditambah point-point pentingnya sedikit lagi. Nilai 88 .

    BalasHapus
  8. Artikel yang anda buat sudah jelas dan mudah dipahami. Saya memberikan nilai 90 untuk artikel anda.

    BalasHapus
  9. Diva penjelsan tentang etnis sudah baik, ditambah dari beberapa sumber lain. Nilai 90

    BalasHapus
  10. Wah diva artikelnya lengkap sekali infonya nilanya 90 nih

    BalasHapus
  11. Hai diva, artikelnya sangat bagus dan informasi tentang etnisnya sangat lengkap. serta penjelasan cukup baik dan ada gambarnya.

    Nilai : 95

    Terimakasih

    BalasHapus
  12. Ulasannya bagus dan lengkap dengan kesimpulan dan refleksi. Pertahankan yaa. Nilai 90

    BalasHapus
  13. Div materinya menarik. Cara kamu menyampaikannya juga bagus. nilainya 90

    BalasHapus
  14. Diva, artikel nya menarik dan lengkap. Tapi di ringkas sedikit yah biar to the point penjelasannya ;) Nilai 88

    BalasHapus